SUNRISE TANAH SUNDA
GUNUNG HALIMUN SALAK ( CIDAHU )
Hari ketiga Idul Fitri tepatnya, aku dan keluarga ku pergi untuk melihat dunia luar, dunia yang penuh keindahan dan kehijauan. Pepohonan yang lebat, asri, dan memanjakan mata tentunya. kami berangkat dari Jakarta pagi pagi agar tidak terkena macet di perjalanan. Perjalanan kami waktu itu berjalan dengan mulus dan santai. Kami sempat mampir ke tempat makan dan beristirahat di SPBU di jalanan.Perjalanan itu memakan waktu sekitar 4-5 jam an itu sudah terhitung dengan waktu istirahat kami di perjalanan. Setelah sampai di daerah Sukabumi, kami pun menuju ke destinasi yaitu Cidahu. Kami di sana akan berkemah/kamping untuk sehari semalam sekalian juga untuk menambah pengalaman juga. Setelah kami melewati indomaret terakhir di daerah menuju puncak gunung halimun salak tersebut, kami pun akhirnya sampai di gerbang masuk Cidahu.
Setelah itu kami menuju Taman Nasional Gunung Halimun Salak untuk beristirahat dan mendirikan tenda disana. Setelah tenda berdiri kurang lebih 30 menitan, kami pun memasak untuk makan sore. kami memasak nugget dan sosis karena menurut para pendaki, makan indomie itu merupakan hal yang paling darurat, Jadi kami memutuskan untuk memasak nugget dan sosis yang kami bawa dari rumah.
Setelah makan sore, Saya pun melihat lihat keadaan sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak sekalian mengumpulkan daun dan ranting kering untuk menyalakan api unggun nanti malam. Saya pun akhirnya pergi ke air terjun dekat Taman Nasional tersebut. Jaraknya lumayan jauh dari Tenda kami. Setelah Saya mengecek Keadaan sekitar, Saya pun kembali ke tenda utuk mempersiapkan api unggun untuk di bakar nanti malam.
Dan unik nya disini kami menemukan tukang es krim berjualan di sekitar Taman Nasional. Oleh karena itu kami merasa kehilangan pesona di alamnya. Setelah matahari terbenam di ufuk barat, kami pun menyalakan lentera di dalam tenda agar tidak gelap sekali. Tepatnya pukul 7 malam, kami pun mulai menyalakan perapian karena udara sudah mulai dingin.
Sambil menghangatkan badan, kami pun makan cemilan yang Sudah kami persiapkan mulai Dari keripik keripik, dll. Setelah perapian padam, kami pun masuk ke tenda untuk beristirahat dan tidur. Pada malam ini lah kami tersadar bahwa ada suara langkah kaki banyak di sekitar tenda kami. Kami pun tidur dan menghiraukan suara tersebut.
Pagi pun datang, Matahari masih berjalan ke ufuk timur untuk memunculkan dirinya. kami pun membuka tenda, dan ternyata sudah banyak sekali tenda tenda yang berdiri di samping kanan dan kiri tenda kami dan suara langkah kaki yang kami dengar semalam merupakan suara langkah kaki orang yang sedang mendirikan tenda. Ada sekitar 10 tenda yang sudah berdiri di sekitar kami, Jadi semakin Ramai saja keadaannya pada saat itu.
Cuaca pagi hari yang amat sangat dingin, burung burung yang sedang menyanyi dan menari di angkasa lepas, perpaduan warna warna jingga dan merah terlihat di belakang suatu gunung. Kami pun menikmati Suasana pada Saat itu dan mengambil beberapa foto.
Setelah keindahan langit tersebut mulai pudar kami pun naik ke atas dan berniat untuk mendaki dan mencapai kawah ratu, Tetapi di karenakan jaraknya yang cukup jauh, kami pun memutuskan untuk balik ke tenda, merapihkan barang barang dan pulang ke jakarta. Jadi itulah pengalaman saya ketika sedang Camping di Taman Nasional Gunung Halimun Salak.


0 Response to "SUNRISE TANAH SUNDA"
Post a Comment