PERJALANAN YOGYAKARTA EPS 2

HARI KEDUA

                              Hasil gambar untuk spanduk sungai elo
                                                      SUNGAI ELO

Bus kami pun sampai di parkiran base camp sungai elo, kami kali ini akan mengawali destinasi pertama di hari kedua dengan Rafting di sungai elo. Sungai yang panjangnya kurang lebih 12km dan menempuh waktu 2 setengah jam. kami pun turun dari bus dan melanjutkan dengan elf untuk ke pinggir sungai elo. Sesampainya kami di pinggiran sungai elo kami di berikan arahan sebelum berangkat menelusuri sungai 12kilo itu, kami pun dibekali pelampung, helm, dayung, dan 1 buah perahu karet. Dan kami pun di temani oleh pembimbing yang berusia masih muda. Perjalanan di sungai elo pun di mulai, aku dan 5 orang temanku yang mendapatkan perahu warna oren tersebut langsung mendayung dengan kencang meninggalkan perahu lain yang masih bersiap di pinggir.

Satu per satu jeram kami lewati, dan pada di suatu jeram perahu kami tersangkut batu yang ukurannya lumayan besar, pembimbing pun sudah berusaha menggoyangkan perahu kami agar tidak tersangkut, tapi perahu pun hanya tergeser beberapa cm, tetapi disitu kami tidak sendirian, banyak perahu teman teman kami yang siap membantu dan menabrak dari belakang agar perahu kami terdorong hingga menjauhi batu besar tersebut. Setelah melewati jeram yang lumayan menantang tersebut kami pun di tawarkan untuk berdiri di sisi perahu dan mengelilingi perahu tersebut. Kami pun mengiyakan dan berdiri disisi perahu dengan tegak, tangan kami pun berpegangan satu sama lain. Dan perahu pun di putarkan oleh sang pembimbing, kami pun tidak bisa menjaga keseimbangan lalu terjatuh dari perahu dan tercebur ke sungai. Untungnya tempat kami tersebut tidak ada batu sama sekali dan kami sudah memakai pengaman dengan kencang.

Aku pun dibantu untuk menaiki perahu oleh pembimbing dan menaiki perahunya mempunyai trik agar mudah untuk dinaiki, jadi tidak sembarangan dan asal untuk menaiki perahu karet itu. Aku pun membantu teman teman yang ikut tercebur. Satu per satu teman ku sudah menaiki perahu dan ketika semua sudah siap, kami pun langsung mendayung dengan cepat agar sampai di garis finish. Sudah setengah perjalanan di sungai elo, rombongan kami pun singgah di gubuk dan di suguhi kelapa muda dan makanan ringan sambil beristirahat sejenak. Setelah perut sudah terisi kami pun langsung melanjutkan perjalanan dengan gembira. Sudah sekitar 10 jeram yang sudah kami lewati sebelum beristirahat di gubuk tersebut dan tersisa sekitar 5 sampai 6 jeram lagi yang menunggu di sana. kami sudah tidak sabar untuk menghadapi jeram yang ada di depan sana, jadi kami pun langsung mendayung sekuat tenaga, jiwa dan raga agar kami secepat mungkin menghadapi jeram dan menyusul teman kami yang sudah ada di depan sana.

Setelah jeram jeram tersebut terlewati terjadi perang air antara perahu kami dengan perahu lain. Tetapi kami tidak menghadapi perahu lain tersebut, justru kami pun langsung tancap gas dan mendahului perahu tersebut. Singkat cerita,kami sampai di garis finish, tempat finishnya terletak di dekat jembatan dipinggir sungai. Aku dan 5 orang teman ku bergegas pergi ke mobil elf untuk menuju ke base camp tempat mobil bus kami parkir. Sesampainya di sana kami pun langsung mandi, ganti baju, sholat lalu makan. Setelah makan kami pun melanjutkan perjalanan menuju destinasi selanjutnya di jogja yaitu

                                 Hasil gambar untuk museum d'walik
                                      
MUSEUMD’WALIK

Di museum D’WALIK kita akan menemukan hal unik. Bagi para traveler yang ingin mencoba mengunjungi Yogyakarta, tidak ada salah nya untuk bersinggah di museum D’WALIK. Disana kalian akan menemukan banyak sekali spot-spot untuk berfoto, entah itu sendiri atau pun berkeluarga. Harga masuk museum D’WALIK pun cukup terjangkau mulai dari 30.000-40.000 untuk senin sampai jum’at, dan 50.000 untuk hari libur. Bagi yang penasaran silahkan bisa mengunjungi tempatnya. Singkat cerita kami selesai berfoto foto disana. Kami pun melanjutkan perjalanan yang jauh dan amat sangat melelahkan karena tenaga kami sudah terkuras habis di Sungai ELO.


                                                     TEBINGBREKSI

Tebing Breksi lah yang sempat menjadi viral di dunia maya, keindahan lah yang membuatnya menjadi daya tarik para wisatawan, apalagi ketika saya mengunjungi nya. Tepatnya pukul 17.30, pada saat itulah keindahannya terlihat dan mempesona. Matahari tenggelam dan Berganti dengan Rembulan, itulah yang dinamakan sunset. Tempat ini cocok untuk prewedding jadi bagi kalian yang ingin menikah tempat ini cocok untuk solusi untuk pajangan di pernikahan nanti. Awalnya tebing breksi ini adalah sebuah pertambangan, setelah bahan tambangnya menipis dijadikanlah pertambangan ini sebagai objek wisata oleh masyarakat sekitar. Setelah kami menghabiskan waktu untuk menikmati keindahan alam dan meluapkan rasa yang terpendam di dalam hati ke pada alam semesta. Barulah kami kembali ke penginapan dan beristirahat untuk mengisi energy kami yang sudah melemah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PERJALANAN YOGYAKARTA EPS 2"

Post a Comment